twitterfacebookgoogleyoutubemail
PENAWARAN
butuh jasa pembuatan website? klik GarudaCode

Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast pada General Tab

Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast pada General Tab

Selamat gini hari rekan-rekan…

Hari ini Saya akan share pengalaman Saya tentang cara menggunakan WordPress SEO by Yoast. Website ini sendiri baru Saya aktifkan lagi kira-kira sebulan terakhir, tapi Alhamdulillah jika dilihat dari beberapa kata kunci yang Saya pakai sudah bisa menembus minimal 3 besar dari SERP (Search Engine Results Page) Google.

Domainnya sendiri memang sudah aktif lebih dari enam bulan lalu, tapi karena kesibukan situs ini jarang diupdate (kontennya aja masih sedikit, hehe). Sekarang sesibuk-sibuknya, Saya akan bertekad untuk membagi semua pengetahuan yang Saya miliki melalui website ini. Kata orang sih berbagi ilmu justru akan membuat ilmu bertambah.

Selain itu, meski baru aktif, situs ini sudah mendapatkan ranking Indonesia di Alexa.com meski masih merangkak, hehe. Bagaimana metodenya? Salah satu metodenya dengan mengoptimasi halaman secara onPage dan offPage. Saya akan sedikit berbagi tips di postingan cara menggunakan WordPress SEO by Yoast ini.

Optimasi OnPage

Pengertian SEO onPage silahkan cari di Google atau mungkin akan Saya ulas dipostingan lain. Untuk optimasi onPage website ini, Saya menggunakan plugin WordPress SEO by Yoast. Sebelumnya untuk mengoptimasi halaman website, Saya menggunakan All in One SEO Pack, tapi agaknya Saya lebih senang memakai plugin Yoast sekarang. Plugin Wordpress SEO by Yoast memiliki indikator-indikator optimasi yang bagus disetiap halaman yang kita buat, baik itu static pages, maupun, bagian posts.

Bahasan cara menggunakan WordPress SEO by Yoast mungkin banyak bertebaran di luar sana, karenanya Saya tidak akan membahas cara menggunakan WordPress SEO by Yoast secara general, tapi lebih khusus ke teknik pengaturan ketika kita melakukan posting.

Saya akan ambil contoh postingan terakhir website ini beberapa hari lalu dengan judul “Cara Membuat Child Theme WordPress, Editing & Custom“.

Saat ini postingan yang diupdate lima hari lalu itu telah masuk ke halaman 2 SERP Google (Alhamdulillah aja deh, hehe).

cara-menggunakan-wordpress-seo-by-yoast

Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast

General Tab

1. Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast > Focus Keyword

Langkah pertama menggunakan fitur plugin ini adalah menentukan kata kunci (focus keyword). Focus keyword adalah kata kunci yang kira-kira akan dicari orang atau diketik orang di Google. Konsepnya carilah focus keyword yang spesifik tapi hati-hati jangan sampai focus keyword yang kita pilih malah tidak ada aktifitas pencarian di Google.

Note: Focus keyword harus memiliki aktifitas pencarian oleh netizen pengunjung Google search engine.

[caption id="attachment_307" align="aligncenter" width="781"]cara-menggunakan-wordpress-seo-by-yoast contoh focus keyword[/caption]

Sebaiknya sebelum menulis pastikan dulu focus keyword sehingga gaya penulisan kita tidak meclok sana menclok sini, alias fokus pada topik. Menentukan focus keyword sebelum mulai menulis akan membuat konten kita sejajar dengan indikator optimasi yang baik menurut Yoast sehingga lampu indikator nantinya bisa langsung berwarna hijau tanpa perlu banyak melakukan editing.

Teknik ini juga mengajarkan kita untuk menulis artikel yang user dan search engine friendly, sehingga lama kelamaan kita tidak perlu melihat tab page analysis sebagai panduan membuat tulisan yang search engine friendly.

Setelah selesai menentukan focus keyword, buatlah konten postingan Anda.

Setelah konten postingan selesai dibuat, mari kita buat SEO Title.

2. Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast > SEO Title

SEO Title berbeda dengan judul postingan. Mereka bisa disamakan tapi bisa juga dibedakan. Sesuaikan saja dengan kebutuhan. Tapi saran saya disamakan saja antara SEO Title yang ada di tab general dengan judul artikel.

SEO Title harus mengandung focus keyword. Focus keyword sebaiknya diletakkan di awal judul. Tapi jika ternyata meletakkan focus keyword di bagian awal SEO Title membuat struktur kalimat kurang bagus, maka sesuaikan saja dengan kalimat judul SEO Title yang bagus menurut Anda.

Note: Penulisan focus keyword pada SEO Title (focus keyword bisa terdiri dari beberapa kata) harus persis sama dengan focus keyword yang telah kita tentukan di kolom di atasnya.

[caption id="attachment_312" align="aligncenter" width="590"]cara-menggunakan-wordpress-seo-by-yoast contoh SEO Title[/caption]

3. Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast > Meta Description

Pengertian meta description bisa dicari sendiri di Google.

Kolom meta description ini merupakan deskripsi website secara umum. Anda lagi-lagi harus memasukkan focus keyword pada deskripsi di kolom meta description ini. Banyak metode cara orang membuat meta description. Ada yang menulis ulangnya sendiri, meski kalimat meta description tersebut tidak ada di konten tulisan, ada pula yang mengambil dari konten tulisan dan dicopy paste ke meta description.

Wujud meta description itu sendiri di SERP Google adalah di bawah ini:

[caption id="attachment_308" align="aligncenter" width="689"]cara-menggunakan-wordpress-seo-by-yoast contoh meta description yang akan muncul di search engine[/caption]

Meta description yang baik memiliki limit hanya 156 karakter. Jika kalimat meta description Anda lebih dari jumlah itu, maka plugin WordPress SEO by Yoast akan memperingatkannya.

[caption id="attachment_309" align="aligncenter" width="788"]cara-menggunakan-wordpress-seo-by-yoast contoh meta description yang melebihi limit, akan ada penanda – (min)[/caption]

Note: Meta description harus mengandung focus keyword yang persis sama dengan focus keyword yang telah kita tentukan di atas.

4. Cara Menggunakan WordPress SEO by Yoast > Meta keyword

Pengertian meta keyword juga bisa dicari sendiri di Google. Meta keyword dan focus keyword berbeda total di Yoast, namun banyak pengguna baru salah paham.

Saya tidak akan membahas meta keyword pada postingan ini karena saat ini Google sendiri sudah tidak menggunakan meta keyword sebagai indikator penjaringan website yang berkualitas.

Dulu sih katanya para blogger fokus dengan penggunaan meta keyword tapi malah tidak fokus pada konten tulisan. Sekarang, Google membalik keadaan. Mesin pencari terbesar itu lebih memilih menyisir konten yang sangat berkualitas untuk ditampilkan di halaman pertamanya dan membabat abis semua website yang hanya mengelabui ‘jaring-jaring laba-laba’ Google dengan teknik menggunakan meta keyword, tag, pengulangan kata kunci dipostingan sehingga merusak konten, dan teknik black SEO lainnya.

Saya sendiri tetap menggunakan meta keyword pada website ini hanya sebagai tambahan. Plugin WordPress SEO by Yoast sendiri sebenarnya sudah tidak menggunakan fitur ini tapi mereka tetap menyediakan jika pengguna ingin memakai (hanya menjadi opsi).

[caption id="attachment_310" align="aligncenter" width="787"]cara-menggunakan-wordpress-seo-by-yoast contoh meta keyword, bisa digunakan bisa tidak. tidak terlalu mempengarusi SERP di Google[/caption]

Indikator Warna Hijau dan Yes

Setelah selesai mengisi semua kolom yang ada di tab general, coba lihat indikator tepat di bawah kolom focus keyword, sudah hijau dan “Yes” kah indikatornya? Jika sudah artinya Anda sudah membuat struktur konten yang search engine friendly dan bagus untuk tahap pertama. Anda telah selesai menerapkan cara menggunakan WordPress SEO by Yoast yang Saya tulis.

[caption id="attachment_311" align="aligncenter" width="793"]cara-menggunakan-wordpress-seo-by-yoast contoh indikator yang berwarna hijau dan ‘yes’[/caption]

Mengenai indikator, pada postingan cara menggunakan wordpress SEO by Yoast ini tidak akan diulas. Nilai indikator ada Good (hijau), Ok (kuning), Poor (oranye), dan Bad (merah). Penjelasannya akan diulas dipostingan lain.

Oke rekan-rekan hari ini postingan cara menggunakan plugin WordPress SEO by Yoast hanya di tab general pada setingan Yoast saat kita akan membuat postingan.

Setingan plugin ini di halaman postingan ada empat buah tab, general, page analysis, advanced, dan social.

Pada postingan selanjutnya akan membahas dan mengulas tab page analysis. Tab page analysis akan berfungsi jika kita telah melakukan update/ save as draft atau langsung publish konten postingan yang kita buat.

Di bawah Saya postingan gambar cara menggunakan WordPress SEO by Yoast pada salah satu postingan di website ini pada tab general. Semoga artikelnya berguna yah, dan silahkan jika ada kritik dan masukan di komentar. (baca artikel selanjutnya: Cara Setting WordPress SEO by Yoast di Tab Page Analysis )

[caption id="attachment_313" align="aligncenter" width="806"]cara-menggunakan-wordpress-seo-by-yoast struktur setting pada salah satu postingan[/caption]
dishare yah :)
Written by Ananda Puja

Penulis saat ini aktif dalam dunia Digital Media. Meliputi pembuatan website, campaign melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube, hingga forum-forum online, SEO dan kontrol terhadap berita media massa. Selain itu penulis juga aktif di organisasi kemahasiswaan dan pemuda.

23 Comments

  1. agaust · April 14, 2015

    nah ini mas yang saya rada bingungkan dibagian Focus Keywords > Content: 12
    itu dia detectnya seperti apa ya mas, apa dari Title Post yang keindex juga di bgian Content apa gimana? Soale saya lihat seperti sama saja banyaknya Title di Content (tidak berpengaruh)

    • kursus website · April 15, 2015

      itu ulasan di tab page analysis, rencananya besok Saya posting mas klo ga ada jadwal padet :D, btw benar, Content: 12 itu yang dihitung hanya bagian content atau isi tulisan aja mas…

  2. bambang · April 19, 2015

    thanks tutorialnya, cuman satu poin yang belum paham tentang “article heading” biar dapat warna hijo. thanks brow

    • kursus website · April 21, 2015

      tinggal masukin focus keyword di dalam kolom article heading, terus minimal 40 kata dan maksimal 70 kata. Selanjutnya usahakan focus keyword berada di awal kata article heading.

  3. airis · August 28, 2015

    mas numpang nanya nih,,kalau lampu nya merah di bagaian gambar itu gmana ya?

  4. arsitek rumahan · September 25, 2015

    Saya juga menggunakan Yoast dan sangat terbantu mas.
    thx for sharing

  5. expandxi.com · November 27, 2015

    munatep sekali, terbantu deh kalo ada tutor nya. mampir ye di beranda ane, komentar balik di tunggu. yuhuu

  6. Lintas10.com · January 3, 2016

    Seo Yoast memang joss, kita juga make mas 🙂

  7. Arisusantolie · June 7, 2016

    Mau nanya dibagian meta deskripsi atau deksripsi post itu kan bsa dicopas dri artikel atau tulis sendiri bagusan mana yeah? Lalu klw blh tw klw lbh adri 156 kata blh ga??

  8. ari · June 11, 2016

    Tips yang sangat bermanfaat, BACA JUGA sedikit pengoptimalan SEO di http://www.wordpressseowebsite.com/ untuk search engine BING rank#1 dengan focus keyword “wordpress seo website” atau “wordpress seo”

  9. Willy S · October 27, 2016

    saya mengguakan yoast juga, trus ketika saya rubah tampilan frontpage ke statict page ternyata titel blog tidak tampil di tab browser, mohon saran nya.

  10. Fitri Yani · December 27, 2016

    gan, mau tnya kok saya nulis artikel kok no focus keyword semua ya?padahal setiap artikel udah disisipkan keyword-keyword nya

    • Ananda Puja · December 27, 2016

      tulis dulu focus keywordnya di kolom field Focus Keyword mba Fitri, Focus Keyword berbeda dengan keyword keyword, focus Keyword hanya satu ada dua kata, bukan beberapa keyword

  11. Lukmanul Hakim · March 14, 2017

    Yoast bikin saya Frustasi kalau bikin Artikel 😀

    Tanpa Yoast, dan meskipun hasil indikator dari analisa Yoast merah, Artikel saya ada aja yg masuk Page One SERP bahkan List Nomor 1.

    Saya pakai SEO Ultimate

    Satu yang saya suka dari Yoast adalah integrasinya dengan Search Console Google Webmaster Tool

    Plugin SEO yang terlalu mendikte begini bikin saya muak 😀

  12. nandatrio · October 27, 2017

    terimakasih master, saya sempat kebingungan dengan plugin yoast SEO.. tulisan ini sangat membantu sekali..

    kemudian yang ingin saya tanyakan adalah.. Idealnya untuk fokus keyword pakai berapa kata ya?? apa ada batasanya atau tidak?

    • Ananda Puja · October 30, 2017

      Saya biasanya dimulai dengan 3 kata, maksimal 2 kata, tapi tergantung pada kata kunci yang ingin disasar, sebaiknya jangan pakai 1 kata jika persaingan kata kunci tinggi.

Leave A Reply